Apa itu Relawan TIK?
Relawan adalah orang atau kelompok yang berkomitmen menyediakan waktu dan kemampuannya untuk membantu kepentingan umum demi amal. Orang yang terlibat dalam kegiatan relawan sangat variatif, mulai dari kelompok amatir hingga profesional, tua ataupun muda (Cahyana, 2016; Acevedo, 2005). Di antara tempat yang menjadi lokasi perekrutan relawan sekaligus mitra penerima manfaat relawan adalah lembaga pendidikan (3; 4; 5; 6). Dosen dan mahasiswa program sarjana dapat menjadi relawan dalam rangka melaksanakan kewajiban pengabdian kepada masyarakat
Di Indonesia terdapat banyak organisasi relawan yang bergerak di berbagai bidang, di antaranya adalah Relawan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) Indonesia. Perkumpulan ini dibentuk oleh relawan dan komunitas dalam bidang TIK se Indonesia sebagai medium komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dapat memajukan kesejahteraan dan mencerdaskan kehidupan bangsa dengan TIK, sejalan dengan kewajiban pengabdian kepada masyarakat yang diemban oleh sivitas akademika (Kemenristekdikti, 2015; Kemkominfo, 2011). Selain itu organisasi kemasyarakatan ini dibentuk untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi pembangunan masyarakat informasi Indonesia bersama unsur quadruple helix yang meliputi pemerintah, perusahaan, perguruan tinggi, dan unsur masyarakat lainnya (Kemkominfo, 2011)
Program Unggulan RTIK
1. Lembaga Sertifikasi Profesi
Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Informatika disingkat LSP Teknologi Informatika merupakan suatu Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga sebagai Lembaga dibawah kendali Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang bertanggung jawab dalam Pelaksanaan sertifikasi kompetensi profesi disektor Informasi dan Komunikasi/Bidang Komputer & Informatika sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Standar Internasional, yang siap menjalin kemitraan dengan Pihak Pemerintah dan Pihak Swasta.
2. Festival TIK Bali
Festival TIK merupakan agenda tahunan Relawan TIK Indonesia, merupakan ajang silaturahmi nasional, apresiasi dan konsolidasi yang dikemas dengan ragam edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Festival TIK juga menjadi momen saling menguatkan untuk seluruh pemangku kepentingan dalam membicarakan dan merencanakan berbagai program dan kegiatan terkait Teknologi, Informasi dan Komunikasi di Indonesia.
Inisiatif Penulis
Kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan cukup menyulitkan pemenuhan ketersediaan layanan internet hingga ke daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Area di luar pulau Jawa menjadi wilayah terbanyak yang belum terjangkau internet. Setidaknya masih ada 70 juta penduduk Indonesia yang kesulitan mendapat akses internet. Dengan adanya program ini, penulis yakin dengan akses internet yang merata dan terjangkau ke seluruh masyarakat akan mewujudkan penyelenggaraan demokrasi yang lebih baik, pelayanan publik yang cepat dan transparan, memberikan kesempatan usaha yang lebih mudah melalui UMKM digital, dan kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa untuk maju dan mewujudkan cita-cita. Bukankah ini masa depan Indonesia yang kita harapkan bersama?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar